08 Januari 2009

Chavez Bersuara

CARACAS, RABU — Presiden Venezuela Hugo Chavez, Selasa (6/1) waktu setempat, menyebut tentara Israel pengecut karena serangannya di Jalur Gaza.

Ia menegaskan, rakyat Israel harus memprotes serangan yang telah menewaskan lebih dari 600 orang itu.

"Betapa pengecutnya tentara Israel. Mereka menyerang penduduk yang lemah, sedang tidur, tidak bersalah, dan mereka berdalih bahwa mereka membela rakyat mereka," kata Chavez kepada wartawan. "Saya mengimbau rakyat Israel bangkit melawan pemerintah."

Ia mengatakan, Presiden Shimon Peres dari Israel dan George W Bush dari AS harus diadili di Pengadilan Internasional karena pembantaian di Jalur Gaza itu.

Dalam kunjungan ke sebuah rumah sakit anak-anak di Caracas, Chavez mengatakan, masyarakat internasional harus menghentikan "tindakan gila" di Gaza itu, dan menambahkan bahwa pemerintahnya sedang berusaha untuk mengirim bantuan kemanusiaan kepada rakyat Palestina.

Chavez mengatakan walaupun pemerintahnya menghormati rakyat Israel yang tinggal di Venezuela, ia menginginkan bahwa masyarakat Yahudi Venezuela menentang tindakan biadab ini.

"Mereka menuduh (Presiden Iran) Mahmoud Ahmadinejad bertanggung jawab atas genosida, tetapi tidak ada sepotong bukti pun ia menginvasi siapa pun. Venezuela tidak menduduki daerah mana pun," kata Chavez.

"Mereka menuduh (Pemimpin Kuba) Fidel Castro seorang yang kejam dan seorang pembunuh," kata Chavez tentang beberapa sekutunya. Ia mengeluhkan tidak ada tuduhan-tuduhan semacam itu dilontarkan terhadap Peres. "Betapa sinisnya dunia," kata Chavez.

sumber: Kompas dot com

Read More..